Kecerdasan Emosional – Pengertian, Definisi dan Unsur-unsurnya

September 27, 2011

Kecerdasan EmosionalKecerdasan Emosional – Pengertian, Definisi dan Unsur-unsurnya. Kecerdasan emosional mencakup pengendalian diri, semangat, dan ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi, tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, untuk membaca perasaan terdalam orang lain (empati) dan berdoa, untuk memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya, kemampuan untuk menyelesaikan konflik, serta untuk memimpin diri dan lingkungan sekitarnya. Ketrampilan ini dapat diajarkan kepada anak-anak. Orang-orang yang dikuasai dorongan hati yang kurang memiliki kendali diri, menderita kekurangmampuan pengendalian moral.

Goleman (1997), mengatakan bahwa koordinasi suasana hati adalah inti dari hubungan sosial yang baik. Apabila seseorang pandai menyesuaikan diri dengan suasana hati individu yang lain atau dapat berempati, orang tersebut akan memiliki tingkat emosionalitas yang baik dan akan lebih mudah menyesuaikan diri dalam pergaulan sosial serta lingkungannya. Lebih lanjut Goleman (1997) mengemukakan bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan lebih yang dimiliki seseorang dalam memotivasi diri, ketahanan dalam meghadapi kegagalan, mengendalikan emosi dan menunda kepuasan, serta mengatur keadaan jiwa. Dengan kecerdasan emosional tersebut seseorang dapat menempatkan emosinya pada porsi yang tepat, memilah kepuasan dan mengatur suasana hati.

Sementara Cooper dan Sawaf (1998) mengatakan bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan, memahami, dan secara selektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi dan pengaruh yang manusiawi. Kecerdasan emosi menuntut penilikan perasaan, untuk belajar mengakui, menghargai perasaan pada diri dan orang lain serta menanggapinya dengan tepat, menerapkan secara efektif energi emosi dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya Howes dan Herald (1999) mengatakan pada intinya, kecerdasaan emosional merupakan komponen yang membuat seseorang menjadi pintar menggunakan emosi. Lebih lanjut dijelaskan bahwa emosi manusia berada diwilayah dari perasaan lubuk hati, naluri yang tersembunyi, dan sensasi emosi yang apabila diakui dan dihormati, kecerdasaan emosional menyediakan pemahaman yang lebih mendalam dan lebih utuh tentang diri sendiri dan orang lain. Menurut Harmoko (2005) Kecerdasan emosi dapat diartikan kemampuan untuk mengenali, mengelola, dan mengekspresikan dengan tepat, termasuk untuk memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain, serta membina hubungan dengan orang lain. Jelas bila seorang indiovidu mempunyai kecerdasan emosi tinggi, dapat hidup lebih bahagia dan sukses karena percaya diri serta mampu menguasai emosi atau mempunyai kesehatan mental yang baik.

Sedangkan menurut Dio (2003), dalam konteks pekerjaan, pengertian kecerdasan emosi adalah kemampuan untuk mengetahui yang orang lain rasakan, termasuk cara tepat untuk menangani masalah. Orang lain yang dimaksudkan disini bisa meliputi atasan, rekan sejawat, bawahan atau juga pelanggan. Realitas menunjukkan seringkali individu tidak mampu menangani masalah–masalah emosional di tempat kerja secara memuaskan. Bukan saja tidak mampu memahami perasaan diri sendiri, melainkan juga perasaan orang lain yang berinteraksi dengan kita. Akibatnya sering terjadi kesalahpahaman dan konflik antar pribadi.

Berbeda dengan pemahaman negatif masyarakat tentang emosi yang lebih mengarah pada emosionalitas sebaiknya pengertian emosi dalam lingkup kecerdasan emosi lebih mengarah pada kemampuan yang bersifat positif. Didukung pendapat yang dikemukakan oleh Cooper (1999) bahwa kecerdasan emosi memungkinkan individu untuk dapat merasakan dan memahami dengan benar, selanjutnya mampu menggunakan daya dan kepekaan emosinya sebagai energi informasi dan pengaruh yang manusiawi. Sebaliknya bila individu tida memiliki kematangan emosi maka akan sulit mengelola emosinya secara baik dalam bekerja. Disamping itu individu akan menjadi pekerja yang tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan, tidak mampu bersikap terbuka dalam menerima perbedaan pendapat , kurang gigih dan sulit berkembang.

Dari beberapa pendapat diatas dapatlah dikatakan bahwa kecerdasan emosional menuntut diri untuk belajar mengakui dan menghargai perasaan diri sendiri dan orang lain dan untuk menanggapinya dengan tepat, menerapkan dengan efektif energi emosi dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. 3 (tiga) unsur penting kecerdasan emosional terdiri dari : kecakapan pribadi (mengelola diri sendiri); kecakapan sosial (menangani suatu hubungan) dan keterampilan sosial (kepandaian menggugah tanggapan yang dikehendaki pada orang lain).

Rujukan buku :

  • Atkinson, R. L. dkk. 1987. Pengantar Psikologi I. Jakarta : Penerbit Erlangga.
  • Cooper Cary & Makin Peter, 1995. Psikologi Untuk Manajer. Jakarta: Arcan.
  • Goleman, Daniel. 1997. Emotional Intelligence. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
  • Harmoko, R., Agung, 2005. Kecerdasan Emosional. Binuscareer.com

Artikel Kecerdasan Emosional – Pengertian, Definisi dan Unsur-unsurnya pertama kali diterbitkan dunia psikologi pada 19 November 2008

15 Comments

yanie on August 11, 2009 at 7:29 pm.

terkadang qta bisa mengontrol emosi tetapi bagaimana dengan rekan kerja kita yang selalu berusaha membuat masalah dengan kita,padahal saya sudah berusaha menghindari konflik

Reply

DEK PHIA on February 15, 2010 at 4:12 pm.

HUHH, CERU CIHH ! PI KOG KPANJANGEN GTU Y ? JD MLS BCA DWEH …..

Reply

astri on March 19, 2010 at 4:12 pm.

hmmm boleh nanya g?? ak mau nanya ada g pengaruh kepercayaan diri terhadap kecerdasan emosional? mksh.

Reply

dd on August 15, 2010 at 9:30 am.

bgmna mengatasi org yg tiapkali marah selalu membanting barang dan selalu hana dirinya yg benar…
thanx

Reply

arom on December 18, 2010 at 7:20 pm.

mksi buat info ttg kecerdasan emosional….
dan ada beberapa hal lgi yg ingin sya tanyakan yaitu faktor-faktor yg mempngaruhi kecerdasan emosional dan cara untuk mengembangkan kecerdasan emosional.

Reply

hendri on December 6, 2011 at 8:21 am.

Kecerdasan emosional memang sangat diperlukan dalam hidup..
orang yang memiliki kecerdasan emosional akan mudah bergaul dan memimiliki kemampuan interaksi yang tinggi/..

Reply

Elyana Lie on April 19, 2012 at 10:11 pm.

Saya meneliti tentang kecerdasan emosional dlm apresiasi puisi, alat ukurnya atau apa nama tesnya? mhn jwbnnya. terima kasih…

Reply

rid dedi on September 6, 2012 at 2:30 pm.

makasih buat infoya…….
-.bisa d trerukan ke penting.ya kecerdasan emosional untuk masa depan….
-.ni ad tugas buat cary penting.ya kecer dasan emosional……..

Reply

bambang p.matangsiantar on September 14, 2012 at 8:15 pm.

makasi infoonya…. fakta dilapangan yg terjadi(saya alami) sangat rumit,!!! ya alhamdulilah, dari SMP sapai saya punya 1 putra !! semuamasalah bisa saya atasi sendiri, ya berkat info ini sangat berkesan dan terbukti 100% is ok n goot lucky all `:)

Reply

rifai yusuf on September 22, 2012 at 10:51 pm.

kecerdasan emosional memeng sangat mempengaruhi dalam kehidupan sehari-hari.,;jika kita memiliki kecerdas emosional yang tinggi maka kita akan selalu bahagia dalam menjalani hidup::

Reply

Yusman on October 8, 2012 at 4:52 am.

Mantap… Semoga anak – anak kita Lenin baik

Reply

Yusman on October 8, 2012 at 4:54 am.

Cerdas emosi … Ship…

Reply

Ingsun on November 2, 2012 at 6:35 pm.

makasih buanget.sgt jls

Reply

atiQ on March 5, 2013 at 4:58 am.

minta data tentang pengertian menghargai orang lain dunk

Reply

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



fungsi hipnotis : arti wajah bibir atas : definisi autis : Telinga kecil : yhs-fullyhosted_003 :