Konsep Diri Positif dan Konsep Diri Negatif

February 24, 2012

Konsep diri merupakan faktor penting didalam berinteraksi. Hal ini disebabkan oleh setiap individu dalam bertingkah laku sedapat mungkin disesuaikan dengan konsep diri. Kemampuan manusia bila dibandingkan dengan mahluk lain adalah lebih mampu menyadari siapa dirinya, mengobservasi diri dalam setiap tindakan serta mampu mengevaluasi setiap tindakan sehingga mengerti dan memahami tingkah laku yang dapat diterima oleh lingkungan.

Konsep Diri

Konsep Diri



Dengan demikian manusia memiliki kecenderungan untuk menetapkan nilai-nilai pada saat mempersepsi sesuatu. Setiap individu dapat saja menyadari keadaannya atau identitas yang dimilikinya akan tetapi yang lebih penting adalah menyadari seberapa baik atau buruk keadaan yang dimiliki serta bagaimana harus bersikap terhadap keadaan tersebut. Tingkah laku individu sangat bergantung pada kualitas konsep dirinya yaitu konsep diri positif atau konsep diri negatif.

Menurut Brooks dan Emmart (1976), orang yang memiliki konsep diri positif menunjukkan karakteristik sebagai berikut:

  • Merasa mampu mengatasi masalah. Pemahaman diri terhadap kemampuan subyektif untuk mengatasi persoalan-persoalan obyektif yang dihadapi.
  • Merasa setara dengan orang lain. Pemahaman bahwa manusia dilahirkan tidak dengan membawa pengetahuan dan kekayaan. Pengetahuan dan kekayaan didapatkan dari proses belajar dan bekerja sepanjang hidup. Pemahaman tersebut menyebabkan individu tidak merasa lebih atau kurang terhadap orang lain.
  • Menerima pujian tanpa rasa malu. Pemahaman terhadap pujian, atau penghargaan layak diberikan terhadap individu berdasarkan dari hasil apa yang telah dikerjakan sebelumnya.
  • Merasa mampu memperbaiki diri. Kemampuan untuk melakukan proses refleksi diri untuk memperbaiki perilaku yang dianggap kurang.

Sedangkan orang yang memiliki konsep diri yang negatif menunjukkan karakteristik sebagai berikut:

  • Peka terhadap kritik. Kurangnya kemampuan untuk menerima kritik dari orang lain sebagai proses refleksi diri.
  • Bersikap responsif terhadap pujian. Bersikap yang berlebihan terhadap tindakan yang telah dilakukan, sehingga merasa segala tindakannya perlu mendapat penghargaan.
  • Cenderung merasa tidak disukai orang lain. Perasaan subyektif bahwa setiap orang lain disekitarnya memandang dirinya dengan negatif.
  • Mempunyai sikap hiperkritik. Suka melakukan kritik negatif secara berlebihan terhadap orang lain.
  • ┬áMengalami hambatan dalam interaksi dengan lingkungan sosialnya. Merasa kurang mampu dalam berinteraksi dengan orang-orang lain.

Sumber ; Brooks, W.D., Emmert, P. Interpersonal Community. Iowa. Brow Company Publisher. 1976

23 Comments

A.L Nadhirin on May 4, 2010 at 8:47 pm.

Saya punya sedikit pertanyaan pada Konsep Diri Yang Negatif, untuk poin A) Peka terhadap kritik… bukannya kita itu harus peka terhadap kritik orang lain terhadap kita, coz bisanya ada orang yang dikritik tapi ia tidak merasa bahwa omongan orang merupakan kritikan baginya, sehingga ia tidak merasa bahwa ada sesuatu/tindakan yang tidak disukai oleh orang lian darinnya…. Kalau kita peka terhadap kritik orang lain, berrti ada kesempatan bagi kita untuk lebih memperbiki diri…. sehingga kita bisa lebih disukai org ian…. asalkan kritikan itu bersifat membangun….. jadi mungkin memurut saya untuk pin A redaksinya a) tidak peka terhdap kritik orang lain…

Bener g ya…… jadi bingung rif….. :)

Reply

Ajeng on May 24, 2012 at 7:36 am.

peka terhadap kritikan orang lain
itu sebenarnya berarti kita mampu menerima kritikan dari orang lain, atau tidak mampu menerima kritikan dari orang lain ??

jadii bingung :)

Reply

Putra on June 2, 2012 at 12:57 pm.

mungkin yang dimaksud peka disini tuh nggak bisa mendengar/terlalu sensitif terhadap kritikan. :D

Reply

Anna Aisyah on June 6, 2010 at 2:24 pm.

so, gimana cara memperbaiki konsep diri negatif biar lebih positif???

Reply

vankite on May 18, 2012 at 4:04 pm.

menurut gue sih, untuk mendapatkan konsep diri yang positif itu kita harus banyak bersyukur, terima apa adanya diri kita, hadapi masalah kamu sesulit apapun itu, positif thingking, positif feeling, jadilah diri sendiri, n banyak tersenyum ajja…….

Reply

Atika on June 19, 2010 at 2:27 pm.

Bagaimana cara agar seseorang yang telah dewasa dapat memiliki konsep diri yang bagus?

Reply

megha on July 31, 2010 at 6:03 am.

sama seperti pertanyaan di atasku bagaimana carany supaya kita bisa menjadi orang yang mempunyai konsep diri yg positif dan di sukai orang lain…??

terima kasih atas artikelny…
saya suka sekali..

Reply

sukma on September 22, 2010 at 11:28 am.

saya sedang menulis skripsi yang berjudul hubungan konsep diri dengan prestasi belajar,,,
apakah anda mempunyai skripsi, jurnal atau hasil penelitian lain yang berhubungan dgn konsep diri, komunikasi interpersonl, prestasi belajar dan perencanaan karir…
mohon bantuannya
terima kasih :)

Reply

helen novita on February 25, 2011 at 3:14 pm.

saya sedang meneliti tentang perbedaan konsep diri dengan prestasi apakah anda punya skripsi, jurnal atau hasil penelitian lain yang bisa membantu saya? tolong di email ke saya.
sebelumnya terima kasih dan maaf kalau permintaan saya mengganggu anda :)

Reply

tari on June 28, 2011 at 9:03 am.

artikel yg baguz, mancuap buat prkmbangan diri sndri, mnjadi sumber pngetahuan srta pngmbangan diri…

Reply

datus on October 26, 2011 at 12:39 am.

saya susah mencari jati diri saya,,
bagaimana saya cepat mencaari jati diri saya???
lama saya mencaari jati diri saya tapi hingga kini saya tidak dapat mendapatkan jati diri saya sebenarnya
saya mohon minta saran anda

Reply

Andi Nori rAHMAWATI on March 27, 2012 at 3:33 am.

Buku apa saja yang direkomendasikan untuk mempelajari konsep diri khususnya bagi anak usia dini (5-8 tahun)?
Trimakasih

Reply

Amaliyah on April 4, 2012 at 9:12 am.

Coba barangkali dibuku dengan penulis Amaryllia Puspasari. Judulnya “Seri Membangun Karakter Anak: MENGUKUR KONSEP DIRI ANAK, cara praktis bagi Orang tua untuk mengukur dan mengembangkan Konsep Diri Anak.

Oy, saya juga sedang skrips mengenai konsep diri. Ada yang punya sumber referensi dari Burns?

Reply

muhammad gizdan on June 1, 2012 at 12:17 pm.

apa saja contoh konsep diri negatif dan positif ya miss/mr….

Reply

sukardi on July 25, 2012 at 2:55 am.

BAGUSLAH, KALAU SAJA KITA PEKA TERHADAP KRITIKAN ORANG LAIN

Reply

dwi on August 23, 2012 at 8:31 am.

saya mau tanya.. gmn caranya pendekatan ke anak2 untuk mengajarkan konsep positif

Reply

Ipann on October 16, 2012 at 4:20 am.

Saya pernah mengkritik orang, tapi ko saya malah di marahin. Nah berarti itu orang termasuk konsep dirinya negatif ya?, DSB

Reply

samasuddin on October 16, 2012 at 4:29 am.

sebenarnya perbedaan konsep diri yang positif dgn negatif terkadang hampir sama,,cuman pertanyaannya bagaimana jika subyektifnya yang memang kurang mendapat perhatian dri sekelilingnya??? dalam hal ini kita dianggap rendah di mata tetangga misalnya???

Reply

kiki on March 15, 2013 at 1:58 am.

kapan konsep diri it bisa terbentuk pada diri kita sendiri???

Reply

marwan on August 25, 2013 at 3:12 am.

saya mengalami kesulitan dari konsep diri positif dan negati yaitu
yang mana saja yang tergolong dari mengenali diri, menerima diri, dan mengembangkan diri

Reply

della on October 3, 2013 at 5:33 am.

ok :-P
cemua lengkap

Reply

uwais on February 2, 2014 at 3:12 pm.

klo menurut saya, setiap konsep diri akan selalu mengalami matamorfosa hingga emosionalitas yang dia miliki sudah benar2 matang.

Reply

samuel on May 23, 2014 at 9:12 am.

Kenapa saya susah menerima kritik orang lain, saya orang paling keras kepala,jadi mau minta pendapat dari bapak / ibu, sekian dan terima kasih

Reply

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



remaja : istilah orang yg suka ngomongin di belakang : arti wajah : yhs-fullyhosted_003 : sikap :