Pengertian Anak sebagai Makhluk Sosial

February 4, 2012

Pengertian Anak Tinjauan Secara Sosial. Anak adalah makhluk sosial seperti juga orang dewasa. Anak membutuhkan orang lain untuk dapat membantu mengembangkan kemampuannya, karena anak lahir dengan segala kelemahan sehingga tanpa orang lain anak tidak mungkin dapat mencapai taraf kemanusiaan yang normal. Menurut John Locke (dalam Gunarsa, 1986) anak adalah pribadi yang masih bersih dan peka terhadap rangsangan-rangsangan yang berasal dari lingkungan.

Pengertian Anak

Augustinus (dalam Suryabrata, 1987), yang dipandang sebagai peletak dasar permulaan psikologi anak, mengatakan bahwa anak tidaklah sama dengan orang dewasa, anak mempunyai kecenderungan untuk menyimpang dari hukum dan ketertiban yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan pengertian terhadap realita kehidupan, anak-anak lebih mudah belajar dengan contoh-contoh yang diterimanya dari aturan-aturan yang bersifat memaksa.

Sobur (1988), mengartikan anak sebagai orang yang mempunyai pikiran, perasaan, sikap dan minat berbeda dengan orang dewasa dengan segala keterbatasan. Haditono (dalam Damayanti, 1992), berpendapat bahwa anak merupakan mahluk yang membutuhkan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya. Selain itu anak merupakan bagian dari keluarga, dan keluarga memberi kesempatan bagi anak untuk belajar tingkah laku yang penting untuk perkembangan yang cukup baik dalam kehidupan bersama.

Pengertian anak juga mencakup masa anak itu exist (ada). Hal ini untuk menghindari keracunan mengenai pengertian anak dalam hubugannya  dengan orang tua dan pengertian anak itu sendiri setelah menjadi orang tua. Kasiram (1994), mengatakan anak adalah makhluk yang sedang dalam taraf perkembangan yang mempunyai perasaan, pikiran, kehendak sendiri, yang kesemuannya itu merupakan totalitas psikis dan sifat-sifat serta struktur yang berlainan pada tiap-tiap fase perkembangannya.

Dalam proses perkembangan manusia, tahap-tahap perkembangan anak, dijumpai beberapa tahapan atau fase dalam perkembangan, antara fase yang satu dengan fase yang lain selalu berhubungan dan mempengaruhi serta memiliki ciri-ciri yang relatif sama pada setiap anak. Disamping itu juga perkembangan manusia tersebut tidak terlepas dari proses pertumbuhan, keduanya akan selalu berkaitan. Apabila pertumbuhan sel-sel otak anak semakin bertambah, maka kemampuan intelektualnya juga akan berkembang. Proses perkembangan tersebut tidak hanya terbatas pada perkembangan fisik, melainkan juga pada perkembangan psikis.

Anak merupakan mahkluk sosial, yang membutuhkan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya, anak juga mempunyai perasaan, pikiran, kehendak tersendiri yang kesemuanya itu merupakan totalitas psikis dan sifat-sifat serta struktur yang berlainan pada tiap-tiap fase perkembangan pada masa kanak-kanak (anak). Perkembangan pada suatu fase merupakan dasar bagi fase selanjutnya.

Rujukan Buku :
Suryabrata, Sumadi, 2000. Pengembangan Alat Ukur Psikologis. Yogyakarta:ANDI.

Artikel Pengertian Anak sebagai Makhluk Sosial pertama kali diterbitkan dunia psikologi pada 20 November 2008

6 Comments

Fa Pratama on January 4, 2010 at 6:04 pm.

Ya ampuuun…
Thx bgt bwt tulisannya…Udh nyari2 smpe kemana2 ngga ktmu2…!!!!!
alhamdulillah…Makasih ya sekali lagii..U really saved my day! :)

Reply

Afnitz on March 25, 2010 at 10:04 pm.

akhirnya aku temukan juga pengertian anak.. terimakasih….. :)

Reply

finasho on June 3, 2011 at 9:49 pm.

huwaaa.. terimakasih artikelnya bermanfaat sekali :)

Reply

zuhrotul 'ulya on June 8, 2011 at 12:44 pm.

akhirnya…………………..
trimakasihhh bwad tulisan’e yang telahh mmbantu saya menemukan pengertian anak beserta rujukan bukunya,,, :)

Reply

kang gary on April 21, 2012 at 1:38 pm.

makasi bangeet!!!
udah kesasar kemana2 akhir nya ketemu jugaaaa..
makasii :D

Reply

Linda Meisari on April 27, 2012 at 8:49 am.

Setelah berpetualang 2 hari di mbah Google akhirnya ketemu jg definisi anak..makasih yach :)

Reply

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



cinta itu tdk emosi : sikap dalam perilaku individu : Faktor-faktor yang mempengaruhi perselingkuhan : ciri ciri kematangan emosional : NARSIS :