Pengertian Motivasi

September 27, 2011

MotivasiPengertian Motivasi. Motif seringkali diartikan dengan istilah dorongan. Dorongan atau tenaga tersebut merupakan gerak jiwa dan jasmani untuk berbuat. Jadi motif tersebut merupakan suatu driving force yang menggerakkan manusia untuk bertingkah-laku, dan di dalam perbuatannya itu mempunyai tujuan tertentu. Setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia selalu di mulai dengan motivasi (niat). Menurut Wexley & Yukl (dalam As’ad, 1987) motivasi adalah pemberian atau penimbulan motif, dapat pula diartikan hal atau keadaan menjadi motif. Sedangkan menurut Mitchell (dalam Winardi, 2002) motivasi mewakili proses- proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkanya, dan terjadinya persistensi kegiatan- kegiatan sukarela (volunter) yang diarahkan ke tujuan tertentu.

Sedangkan menurut Gray (dalam Winardi, 2002) motivasi merupakan sejumlah proses, yang bersifat internal, atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap antusiasme dan persistensi, dalam hal melaksanakan kegiatan- kegiatan tertentu.

Morgan (dalam Soemanto, 1987) mengemukakan bahwa motivasi bertalian dengan tiga hal yang sekaligus merupakan aspek- aspek dari motivasi. Ketiga hal tersebut adalah: keadaan yang mendorong tingkah laku (motivating states), tingkah laku yang di dorong oleh keadaan tersebut (motivated behavior), dan tujuan dari pada tingkah laku tersebut (goals or ends of such behavior). McDonald (dalam Soemanto, 1987) mendefinisikan motivasi sebagai perubahan tenaga di dalam diri seseorang yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi- reaksi mencapai tujuan. Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi, karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini berbeda karena setiap anggota suatu organisasi adalah unik secara biologis maupun psikologis, dan berkembang atas dasar proses belajar yang berbeda pula (Suprihanto dkk, 2003).

Soemanto (1987) secara umum mendefinisikan motivasi sebagai suatu perubahan tenaga yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi-reaksi pencapaian tujuan. Karena kelakuan manusia itu selalu bertujuan, kita dapat menyimpulkan bahwa perubahan tenaga yang memberi kekuatan bagi tingkahlaku mencapai tujuan,telah terjadi di dalam diri seseorang.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah energi aktif yang menyebabkan terjadinya suatu perubahan pada diri sesorang yang nampak pada gejala kejiwaan, perasaan, dan juga emosi, sehingga mendorong individu untuk bertindak atau melakukan sesuatu dikarenakan adanya tujuan, kebutuhan, atau keinginan yang harus terpuaskan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi

Motivasi seseorang sangat dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu :
a. Faktor Internal; faktor yang berasal dari dalam diri individu, terdiri atas:

  1. Persepsi individu mengenai diri sendiri; seseorang termotivasi atau tidak untuk melakukan sesuatu banyak tergantung pada proses kognitif berupa persepsi. Persepsi seseorang tentang dirinya sendiri akan mendorong dan mengarahkan perilaku seseorang untuk bertindak;
  2. Harga diri dan prestasi; faktor ini mendorong atau mengarahkan inidvidu (memotivasi) untuk berusaha agar menjadi pribadi yang mandiri, kuat, dan memperoleh kebebasan serta mendapatkan status tertentu dalam lingkungan masyarakat; serta dapat mendorong individu untuk berprestasi;
  3. Harapan; adanya harapan-harapan akan masa depan. Harapan ini merupakan informasi objektif dari lingkungan yang mempengaruhi sikap dan perasaan subjektif seseorang. Harapan merupakan tujuan dari perilaku.
  4. Kebutuhan; manusia dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjadikan dirinya sendiri yang berfungsi secara penuh, sehingga mampu meraih potensinya secara total. Kebutuhan akan mendorong dan mengarahkan seseorang untuk mencari atau menghindari, mengarahkan dan memberi respon terhadap tekanan yang dialaminya.
  5. Kepuasan kerja; lebih merupakan suatu dorongan afektif yang muncul dalam diri individu untuk mencapai goal atau tujuan yang diinginkan dari suatu perilaku.

b. Faktor Eksternal; faktor yang berasal dari luar diri individu, terdiri atas:

  1. Jenis dan sifat pekerjaan; dorongan untuk bekerja pada jenis dan sifat pekerjaan tertentu sesuai dengan objek pekerjaan yang tersedia akan mengarahkan individu untuk menentukan sikap atau pilihan pekerjaan yang akan ditekuni. Kondisi ini juga dapat dipengartuhi oleh sejauh mana nilai imbalan yang dimiliki oleh objek pekerjaan dimaksud;
  2. Kelompok kerja dimana individu bergabung; kelompok kerja atau organisasi tempat dimana individu bergabung dapat mendorong atau mengarahkan perilaku individu dalam mencapai suatu tujuan perilaku tertentu; peranan kelompok atau organisasi ini dapat membantu individu mendapatkan kebutuhan akan nilai-nilai kebenaran, kejujuran, kebajikan serta dapat memberikan arti bagi individu sehubungan dengan kiprahnya dalam kehidupan sosial.
  3. Situasi lingkungan pada umumnya; setiap individu terdorong untuk berhubungan dengan rasa mampunya dalam melakukan interaksi secara efektif dengan lingkungannya;
  4. Sistem imbalan yang diterima; imbalan merupakan karakteristik atau kualitas dari objek pemuas yang dibutuhkan oleh seseorang yang dapat mempengaruhi motivasi atau dapat mengubah arah tingkah laku dari satu objek ke objek lain yang mempunyai nilai imbalan yang lebih besar. Sistem pemberian imbalan dapat mendorong individu untuk berperilaku dalam mencapai tujuan; perilaku dipandang sebagai tujuan, sehingga ketika tujuan tercapai maka akan timbul imbalan.

Rujukan buku :

  • As’ad, Moh, 1998. Psikologi Industri. Yogyakarta: Liberty.
  • Winardi, 1992. Manajemen Prilaku Organisasi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
  • Soemanto, Wasty, 1987. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Bina Aksara.

Artikel Pengertian Motivasi pertama kali diterbitkan dunia psikologi pada 19 November 2008

22 Comments

rachmi on January 6, 2010 at 5:10 pm.

saya lagi perlu mengenai sikap empati dan motivasi menjadi terapis, mohon bantuan referensi/sumber buku-buku yang bisa digunakan?terima kasih

Reply

i3lh4m on April 21, 2010 at 8:09 pm.

bagaimana cara menstabilkan motivasi?

Reply

utami on November 30, 2011 at 4:34 am.

makasih postingannya admind. membantu sekali :D

Reply

Hendrik on December 24, 2011 at 7:43 pm.

Joss Bos…

Reply

agung on April 1, 2012 at 3:05 pm.

makasih ya mas atas penjelasanya yang begitu lengkap, mau buat makalah nih mas.

Reply

sin kasale on July 18, 2012 at 6:44 am.

saya butuh materi tentang motivasi kerja yangmendalam lagi.makasih atas bantuannya.

Reply

Dunia Training on August 28, 2012 at 10:57 am.

Sangat bagus artikelnya, Semangat !

Reply

Adang on August 29, 2012 at 10:15 am.

Artikel di atas sungguh sangat menginpirasikan saya, Untuk mengebangkan motipasi saya, supaya lebih meningkat lagi.

Reply

agung on September 8, 2012 at 2:05 pm.

maksh atas pemberitahuannya . . . ! . . . . . <3<3<3

Reply

kristi on October 1, 2012 at 1:13 pm.

motivasi kuat = faktor internal positif + faktor eksternal positif. :)

Reply

bagus on October 17, 2012 at 6:43 am.

pengertian yang sangat bagus… trims

Reply

inas on November 5, 2012 at 4:13 am.

postingnya sipp..
ijin copas ia bwt bhan tgs kuliah :)

Reply

Bagus on November 7, 2012 at 8:10 am.

Benar2 memotivasi, bagus… trims sharingnya…

Reply

goldenrio on November 13, 2012 at 12:25 pm.

itu faktor2 yg mempengaruhi motivasi dari buku apa?

Reply

sudirman tomi on December 6, 2012 at 7:39 am.

thank about motivasi,,

Reply

sunarti on December 11, 2012 at 1:06 pm.

matur suwun nggeh maz….. :-)

Reply

muslim on December 15, 2012 at 12:56 pm.

sangat membantu sekali ,saya skrng sdng menyusun skripsi, terimakasih ya

Reply

Heru Lumaksono on March 7, 2013 at 2:44 am.

Trims banget artikelnya,membantu Saya lebih memahami…

Reply

anjar on October 22, 2013 at 8:57 pm.

lengkap……
artikelnya lengkap benner… sangat membantu,,,,,

Reply

vina on April 26, 2014 at 1:46 pm.

pengen bisa memotivasi.khususnya diri sendiri .:) apalagi buat orang lain

Reply

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



NARSIS : sering ngomongi oramg : pengertian anxiety : cara agar tidak di gosipin orang : fAKTOR yang mempengaruhi cinta :