Sikap ; Pengertian, Definisi dan Faktor yang Mempengaruhi

March 25, 2012

SikapSikap – Ada bermacam-macam pendapat yang dikemukakan oleh ahli-ahli psikologi tentang pengertian sikap. Dunia Psikologi akan sedikit mengulas tentang apa sih yang dinamakan sikap? Seperti yang dikatakan oleh ahli psikologi W.J Thomas (dalam Ahmadi, 1999), yang memberikan batasan sikap sebagai tingkatan kecenderungan yang bersifat positif maupun negatif, yang berhubungan dengan obyek psikologi. Obyek psikologi di sini meliputi : simbol, kata-kata, slogan, orang, lembaga, ide dan sebagainya.

Definisi Sikap

Menurut Sarnoff (dalam Sarwono, 2000) mengidentifikasikan sikap sebagai kesediaan untuk bereaksi (disposition to react) secara positif  (favorably) atau secara negatif (unfavorably) terhadap obyek Рobyek tertentu. D.Krech dan R.S Crutchfield (dalam Sears, 1999) berpendapat bahwa sikap sebagai organisasi yang bersifat menetap dari proses motivasional, emosional, perseptual, dan kognitif mengenai aspek dunia individu.

Sedangkan La Pierre (dalam Azwar, 2003) memberikan definisi sikap sebagai suatu pola perilaku, tendensi atau kesiapan antisipatif, predisposisi untuk menyesuaikan diri dalam situasi sosial, atau secara sederhana, sikap adalah respon terhadap stimuli sosial yang telah terkondisikan. Lebih lanjut Soetarno (1994) memberikan definisi sikap adalah pandangan atau perasaan yang disertai kecenderungan untuk bertindak terhadap obyek tertentu. Sikap senantiasa diarahkan kepada sesuatu artinya tidak ada sikap tanpa obyek. Sikap diarahkan kepada benda-benda, orang, peritiwa, pandangan, lembaga, norma dan lain-lain.

Meskipun ada beberapa perbedaan pengertian sikap, tetapi berdasarkan pendapat-pendapat tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa sikap adalah keadaan diri dalam manusia yang menggerakkan untuk bertindak atau berbuat dalam kegiatan sosial dengan perasaan tertentu di dalam menanggapi obyek situasi atau kondisi di lingkungan sekitarnya. Selain itu sikap juga memberikan kesiapan untuk merespon yang sifatnya positif atau negatif terhadap obyek atau situasi.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Sikap

Proses belajar sosial terbentuk dari interaksi sosial. Dalam interaksi sosial, individu membentuk pola sikap tertentu terhadap berbagai objek psikologis yang dihadapinya. Diantara berbagai faktor yang mempengaruhi pembentukan sikap adalah:

1. Pengalaman pribadi. Untuk dapat menjadi dasar pembentukan sikap, pengalaman pribadi harus meninggalkan kesan yang kuat. Karena itu, sikap akan lebih mudah terbentuk apabila pengalaman pribadi tersebut melibatkan faktor emosional. Dalam situasi yang melibatkan emosi, penghayatan akan pengalaman akan lebih mendalam dan lebih lama berbekas.

2. Kebudayaan. B.F. Skinner (dalam, Azwar 2005) menekankan pengaruh lingkungan (termasuk kebudayaan) dalam membentuk kepribadian seseorang. Kepribadian tidak lain daripada pola perilaku yang konsisten yang menggambarkan sejarah reinforcement (penguatan, ganjaran) yang dimiliki. Pola reinforcement dari masyarakat untuk sikap dan perilaku tersebut, bukan untuk sikap dan perilaku yang lain.

3. Orang lain yang dianggap penting. Pada umumnya, individu bersikap konformis atau searah dengan sikap orang orang yang dianggapnya penting. Kecenderungan ini antara lain dimotivasi oleh keinginan untuk berafiliasi dan keinginan untuk menghindari konflik dengan orang yang dianggap penting tersebut.

4. Media massa. Sebagai sarana komunikasi, berbagai media massa seperti televisi, radio, mempunyai pengaruh besar dalam pembentukan opini dan kepercayaan orang. Adanya informasi baru mengenai sesuatu hal memberikan landasan kognitif baru bagi terbentuknya sikap terhadap hal tersebut. Pesan-pesan sugestif yang dibawa informasi tersebut, apabila cukup kuat, akan memberi dasar afektif dalam mempersepsikan dan menilai sesuatu hal sehingga terbentuklah arah sikap tertentu.

5. Institusi Pendidikan dan Agama. Sebagai suatu sistem, institusi pendidikan dan agama mempunyai pengaruh kuat dalam pembentukan sikap dikarenakan keduanya meletakkan dasar pengertian dan konsep moral dalam diri individu. Pemahaman akan baik dan buruk, garis pemisah antara sesuatu yang boleh dan tidak boleh dilakukan, diperoleh dari pendidikan dan dari pusat keagamaan serta ajaran-ajarannya.

6. Faktor emosi dalam diri. Tidak semua bentuk sikap ditentukan oleh situasi lingkungan dan pengalaman pribadi seseorang. Kadang-kadang, suatu bentuk sikap merupakan pernyataan yang didasari oleh emosi yang berfungsi sebagai semacam penyaluran frustasi atau pengalihan bentuk mekanisme pertahanan ego. Sikap demikian bersifat sementara dan segera berlalu begitu frustasi telah hilang akan tetapi dapat pula merupakan sikap yang lebih persisten dan lebih tahan lama. contohnya bentuk sikap yang didasari oleh faktor emosional adalah prasangka.

14 Comments

Hendri on March 4, 2010 at 6:21 pm.

Aduh…kurang panjang nih..pembahasannya!!!! panjangan dikit atuh. Penasaran niiiiiiiih!

Reply

Agunk leta on June 19, 2010 at 1:10 am.

Sy mo cerita sekaligus mau tau penyebab n solusinya ne,
sy mempunyai salah seorang teman yang sering dikucilkan krn sikap n sifatnya yang Aneh,setiap dy berada di depan mata org banyak,dy kyk takut bercampur malu n dari sikapnya itu, cara dy memandangi org2 di sekitarnya sangat aneh,seolah2 dy takut tuk di lihat sama org2 sekitar,
yg sy mau tanyakan,Apa penyebab utama Dy menjadi seperti itu? dan Bgmna cara untuk mengubah/mengobati tingkah lakunya itu?
mohon tuk di Jawab y??

Reply

chity on May 2, 2012 at 1:20 pm.

ehmmm keren buanget dech penjelasannya, pas banget dengan bahan yang aq cariiiii,,,, thanks yaaaa.

Reply

ariebae on December 11, 2011 at 5:48 pm.

mantaaabbb.. tapi kalo bisa dilengkapin lagi dong.. ada macam-macam sikap,, dampak negatif ma positif dari sikap :)
tp, btw, thanks u so much..
keep posting__^

Reply

suratmo on May 12, 2012 at 3:35 pm.

Tulisan yang bagus…….klo boleh ditambah lagi pembahasannya

Reply

suci istiqomah on June 5, 2012 at 12:38 pm.

blog niee kereeeeennnn…..

Reply

Dyah Arum Arimurti on June 17, 2012 at 11:35 am.

wah terima kasih, definisi sikap nya lengkap, ada sumbernya pula :D

Reply

Dyah Arum Arimurti on June 17, 2012 at 11:37 am.

maaf mbak, boleh minta daftar pustakanya? pliiiissss ><

Reply

sithi hadiah on May 27, 2013 at 3:08 am.

..hanya ingin berubah sikap ajja susahh

Reply

Victor Braganca on June 12, 2013 at 1:44 am.

perlu sekali mempelajari konsep dan teori sikap manusia.
Agar kita bisa lebih memahami diri sebelum memahami orang lain atau orang di
sekitar kita, ataupun lingkungan dimana kita tinggal atau bekerja.

Reply

Victor Braganca on June 12, 2013 at 1:49 am.

Dengan mempelajari sikap dan perilaku manusia,bagaimana kita bisa memhami
orang lain. Jadi perlu mempelajari konsep dan teori sikap dan perilaku manusia
amat sangat penting.

Reply

nurhidayah on December 11, 2013 at 12:59 am.

mohon maaf merepotkan,,,,saya boleh tau sumber pustakanya artikel ini,,bukunya siapa saja,,,mohon bukunya lengkap beserta pengarangnya,,,trimakasih sebelumnya,,,,,

Reply

bambang wahyudi on December 30, 2013 at 4:18 am.

sy mo cerita sekaligus mau tau penyebab n solusinya ne,
sy mempunyai salah seorang teman yang sering dikucilkan krn sikap n sifatnya yang Aneh,setiap dy berada di depan mata org banyak,dy kyk takut bercampur malu n dari sikapnya itu, cara dy memandangi org2 di sekitarnya sangat aneh,seolah2 dy takut tuk di lihat sama org2 sekitar,
yg sy mau tanyakan,Apa penyebab utama Dy menjadi seperti itu? dan Bgmna cara untuk mengubah/mengobati tingkah lakunya itu?
mohon tuk di Jawab y??

Reply

adangmustakim on May 5, 2014 at 4:04 pm.

Aku anak psikologi uin suska pekanbaru-riau . Dgan mempelajari sikap kita dpat menilai dpt mengenal karakteristi bentuk sikap malalui mimik wajah dan cara dia berbicara jdi kita dpt mengetahui proses pembentukan sikiapnya sperti apa , trimakasih bahannya enak untuk di baca ., I love read psikologi umum :)

Reply

Leave Your Comment

Your email will not be published or shared. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



arti narsis : yhs-fullyhosted_003 : Faktor eksternal motivasi adanya pemberian tugas : motivasi adalah : arti autieme :